Dampak Menggunaan Ukuran Ban Motor Lebih Besar


Ganti ban jadi lebih besar dari ukuran standard, telah jadi rutinitas biker yang ingin tunggangannya terlihat lebih gambot serta kekar. Biasanya ini dikerjakan pengendara motor-motor sport, walau banyak juga type yang lain. 

Buat modifikasi seperti itu, Kang Toni, punggawa bengkel spesialis moge sport T2M yang berbasiskan di jalan Bambu Asri Nomer B4 Pondok Bambu, Jakarta Timur, coba memperingatkan resiko negatif yang dapat diakibatkan. 

“Kalau ban di besarkan tidak demikian jauh dari standard contohnya cuma naik 10 mm saja, itu masih dapat ditolerir. Berlangsung permasalahan jika begitu jauh,” sebut Kang Toni. 

Tersebut dampak yang ditimbulkannya. 

1. Tarikan Tidak Tanggap 

Dampak yang diakibatkan tentunya motor jadi boyo. Tarikan berasa tidak tanggap . 

“Kondisi ini berlangsung karena berat motor yang makin bertambah. Jadi perform motor jadi menyusut,” sebut Toni. 

2. Handling 

Modifikasi semacam ini dapat mengorbankan kenyamanan, diantaranya handling kurang demikian asyik. Motor tidak gesit buat manuver, jika dipaksakan justru dapat membahayakan. 

3. Rantai serta Gear Berusia Pendek 

Lalu negatifnya , rantai serta gear dapat berusia pendek atau cepat aus. Ini sebab dua elemen itu mempunyai pekerjaan yang lebih berat. 

“Jadi mungkin jika upsize memerlukan rekonsilasi pada gir serta rantainya. Memang menjadi tambah cost,” tuturnya. 

4. Boros Bahan Bakar 

Toni mengemukakan resiko negatif seterusnya, yakni mengkonsumsi bahan bakar motor sebagai makin boros. 

“Ini telah automatis, dengan menambahkan berat, dampaknya motor semakin banyak nenggak bahan bakar,” sebut Kang Toni.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.